Text
PERBANDINGAN METODE TOTAL PLATE COUNT (TPC) PADA MINUMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) DALAM HITUNG JUMLAH BAKTERI
Total Plate Count (TPC) merupakan salah satu pemeriksaan yang digunakan untuk melihat jumlah mikroorganisme dalam sampel cair maupun padat yang terkontaminasi dengan cara menghitung jumlah koloni bakteri yang tumbuh pada media Nutrient Agar (NA). Metode yang paling umum digunakan pada uji TPC berdasarkan penelitian terdahulu yaitu metode pour plate dan spread plate tanpa membandingkan antar metode. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dari metode pour plate, spread plate dan drop plate pada uji TPC menggunakan sampel minuman tebu. Penelitian ini mengaplikasikan desain True Experiment dengan pendekatan probability sampling. Perlakuan yang digunakan sebanyak tiga (1) metode pour plate, (2) spread plate, (3) drop plate dengan pengulangan enam kali. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji komperatif Kruskal-wallis. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil metode pour plate didapatkan nilai TPC yaitu berkisar antara 1,69 × 10⁶ hingga 2,64 × 10⁶ CFU/mL, metode spread plate menghasilkan nilai TPC yaitu berkisar antara 1,0 × 10³ hingga 1,51 × 10⁵ CFU/mL dan metode drop plate menghasilkan nilai TPC yaitu sekitar 9 × 10² hingga 2,2 × 10³ CFU/mL. Serta hasil uji statistik dari menunjukkan metode yang paling berbeda signifikan adalah metode pour plate dengan nilai p < 0,005 yang dibandingkan dengan metode spread plate dan drop plate. Disimpulkan metode pour plate memiliki keunggulan diantara kedua metode lainnya berdasarkan uji statistik dan secara visual pertumbuhan koloni bakteri pada media NA lebih baik dari kedua metode lainnya.
Tidak tersedia versi lain