Perpustakaan STIKES Borneo Cendekia Medika

OPAC

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

EVALUASI PERENCANAAN DAN PENGADAAN OBAT DI INSTALASI FARMASI RSUD SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN DENGAN METODE ANALISIS KOMBINASI ABC-VEN. Skripsi thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BORNEO CENDEKIA MEDIKA PANGKALAN BUN

Ernanda Nisa Sabilla - Nama Orang;

Latar Belakang: Pengelolaan sediaan farmasi menyumbang lebih dari 50% pemasukan rumah sakit, sementara pemanfaatan perbekalan tersebut dalam pelayanan kesehatan mencapai angka di atas 90%. Mutu layanan rumah sakit dapat ditingkatkan dengan cara mengelola perbekalan farmasi secara maksimal. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif baik kualitatif dan kuantitatif. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Hasil: Hasil penelitian diketahui, dari analisis ABC diperoleh obat kelompok A sebanyak 5,78% dengan persentase biaya 70,82%, kelompok B 12,30% dengan persentase biaya 20,14%, dan kelompok C 81,92% dengan persentase biaya 9,04%. Berdasarkan analisis VEN, sebanyak 4,01% adalah obat kategori V, 94,59% kategori E, dan 1,40% kategori N. Dari 1.350 item obat yang dilakukan perencanaan oleh pihak Instalasi Farmasi RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun yang masuk ke dalam kategori Prioritas sebanyak 56 item, kategori Utama sebanyak 1.274 item, dan kategori Tambahan sebanyak 20 item. Hasil evaluasi indikator perencanaan dan pengadaan obat pada indikator kesesuaian item obat dengan Fornas sudah efisien dengan persentase 92,44% dan penyimpangan perencanaan sudah efisien dengan hasil 8,29%. Pada indikator Frekuensi Pengadaan Obat tercatat dilakukan sebanyak 4 kali dalam satu tahun. Kesimpulan: Pengelolaan obat pada indikator kesesuaian item obat dengan Fornas dan penyimpangan perencanaan sudah efektif dan pada indikator frekuensi pengadaan obat tergolong rendah.


Ketersediaan
#
My Library K SKF-2025 Sab e
SKF-20250009
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SKF 615.1 SAB e
Penerbit
Pangkalan Bun : STIKES Borneo Cendekia Medika., 2025
Deskripsi Fisik
xvii, 169 hlm.; 30,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Skripsi
Skripsi Farmasi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Link Repository
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKES Borneo Cendekia Medika
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan STIKES Borneo Cendekia Medika adalah pusat sumber informasi yang mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Dengan koleksi buku cetak, e-book, jurnal, tugas akhir mahasiswa, serta sumber daya informasi lainnnya di bidang kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?