Text
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP ACTIVITY DAILY LIVING PASIEN POST OPERASI CAESAREA DIRUANGAN BENGKIRAI RSUD SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN KOTAWARINGIN BARAT
Latar belakang : sectio caesarea adalah tindakan pembedahan untuk mengeluarkan janin, post operasi Sectio caesarea, pasien akan mengalami rasa nyeri akibat proses pembedahan Akibat nyeri pasca operasi, pasien menjadi immobil atau membatasi gerak yang menyebabkan Activity of daily Living terganggu. Mobilisasi dini Merupakan terapi nonfarmakologi yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh mobilisasi dini terhadap activity daily living pada pasien post operasi sectio caesarea. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, menggunakan quasi eksperimental dengan one grup pre-test dan post-test design. Dengan tehnik purposive sampling. Sampel penelitian terdiri dari 50 responden. Alat ukur yang digunakan adalah lembar observasi activity daily living (ADL). Intervensi mobilisasi dini dilakukan pada 6 jam, 10 jam, dan 24 jam post operasi sectio caesarea. Data dianalisis mengunakan uji mann whitney. Hasil : Activty daily living pada pasien pre test sectio caesarea sebagian besar mengalami ketergantungan (66%). Activty daily living pada pasien post sectio caesarea sebagian besar mandiri (70%). H1 diterima ada pengaruh mobilisasi dini terhadap activity daily living pada pasien post operasi caesarea dengan nilai p- value (0,000) < α = 0,05. Kesimpulan : Activty daily living pada pasien pre test sectio caesarea sebagian besar mengalami ketergantungan. Activty daily living pada pasien post sectio caesarea sebagian besar mandiri. Ada pengaruh mobilisasi dini terhadap activity daily living pada pasien post operasi caesarea di ruang Bengkirai RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Kotawatingin Barat.
Tidak tersedia versi lain