Perpustakaan STIKES Borneo Cendekia Medika

OPAC

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

HUBUNGAN KEKUATAN OTOT DAN LAMA MENDERITA STROKE DENGAN FATIGUE PADA PASIEN POST STROKE RUMAH SAKIT SULTAN IMANUDDIN

Serinah - Nama Orang;

Pendahuluan : Stroke merupakan penyakit tidak menular dan sebagai penyebab ketiga disabilitas (kecacatan). Salah satu dampak yang muncul pada pasien stroke adalah mengalami kelemahan di salah satu sisi tubuh. Beberapa stroke berakibat fatal, semakin lama waktu berlalu setelah stroke, semakin kecil risiko kematian akibat stroke. Fatigue pada pasien dengan stroke biasa dikaitkan pada adanya gangguan psikologis dan juga kerusakan pada otak (gangguan pada korteks). Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot dan lama menderita stroke dengan tingkat kelelahan (fatigue) pada pasien pasca stroke di Rumah Sakit Sultan Imanuddin. Metode Penelitian : Jenis penelitian deskriptif korelasi dengan desain Cross-Sectional, teknik purposive sampling dengan jumlah populasi 70 responden, dan sampel sebanyak 40 responden. Hasil : Hasil penelitian ini tentang kekuatan otot yang kurang dengan jumlah 36 responden (90.0%), lama menderita dengan penilaian kronis dengan jumlah 26 responden (65,0%), dan kelelahan/fatigue hampir seluruhnya responden mengalami kelelahan/fatigue dengan jumlah 36 responden (90,0%). Hasil uji korelasi dengan uji chi-square didapatkan hasil p value 0,000 dimana p value < 0,05 yang artinya ada hubungan kekuatan otot dan fatigue pada pasien stroke, dan hasil uji kedua untuk lama menderita dan fatigue didapatkan p value 0,648 dimana p value > 0,05 yang artinya tidak ada hubungan lama menderita dan fatigue pada pasien stroke. Kesimpulan : Bahwa kekuatan otot berperan penting dalam menentukan tingkat kelelahan pada pasien stroke. semakin baik kekuatan otot pasien stroke maka cenderung tidak mengalami kelelahan. Kelelahan seseorang tidak dapat diukur dengan lama menderita semakin lama seseorang menderita stroke maka tidak berbanding lurus dengan fatigue.


Ketersediaan
#
My Library (Skripsi Keperawatan) K SKP-2025 Ser h
SKP-20250011
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SKP 610.7301 SER h
Penerbit
Pangkalan Bun : ., 2025
Deskripsi Fisik
xvii, 107 hlm.; 30,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Skripsi Keperawatan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Link Repository
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKES Borneo Cendekia Medika
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan STIKES Borneo Cendekia Medika adalah pusat sumber informasi yang mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Dengan koleksi buku cetak, e-book, jurnal, tugas akhir mahasiswa, serta sumber daya informasi lainnnya di bidang kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?