Text
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN TINGKAT STRES DENGAN NILAI INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN (IDWG) PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUD SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN
Latar belakang: Perkembangan zaman memicu peningkatan gagal ginjal kronik (GGK), yang sering memerlukan hemodialisis. Terapi ini dapat menimbulkan komplikasi seperti peningkatan Interdialytic Weight Gain (IDWG), stres, dan penurunan aktivitas fisik. IDWG berlebih berisiko menyebabkan hipertensi dan gangguan jantung. Aktivitas fisik membantu keseimbangan cairan, sedangkan stres memicu asupan cairan berlebih secara tidak sadar. Tujuan Penelitian: Mengetahui Hubungan Aktivitas Fisik Dan Tingkat Stres Dengan Nilai Interdialytic Weight Gain (IDWG) Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa Di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Tekhnik Purposive Sampling, sampel pada penelitian ini berjumlah 63 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner IPAQ (International Physical Activity Questionnaire) dan PSS-10 (Perceived Stress Scale). Hasil: Hampir setengahnya dari responden memiliki aktivitas fisik ringan (41%) dan hamper seluruhnya dari responden memiliki tingkat stres sedang (97%). Mayoritas IDWG berada pada kategori ringan (42%). Hasil uji Spearman menunjukkan nilai (p= 0,257), tidak terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan Interdialytic Weight Gain (IDWG), Hasil uji Spearman menunjukkan nilai (p= 0,151), tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dengan Interdialytic Weight Gain (IDWG). Kesimpulan: Tidak ada Hubungan Aktivitas Fisik Dan Tingkat Stres Dengan Nilai Interdialytic Weight Gain (IDWG) Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa.
Tidak tersedia versi lain