Text
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN TINGKAT STRES DENGAN NILAI INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN (IDWG) PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUD SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN
Latar Belakang: Kecemasan merupakan respons psikologis yang dialami pasien sebelum prosedur bedah, termasuk operasi sectio caesarea. Angka persalinan melalui sectio caesarea terus meningkat, di Ruang Bengkirai RSUD Sultan Imanuddin 890 kasus selama Januari–September 2024. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa 4 pasien mengalami cemas sedang dan 6 pasien cemas ringan sebelum operasi. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang digunakan untuk meredakan kecemasan adalah teknik hipnosis lima jari, yang mengkombinasikan relaksasi dengan sugesti positif. Bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh terapi hipnosis lima jari terhadap kecemasan pada pasien yang akan menjalani operasi sectio caesarea. Metode: Desain penelitian ini quasi-experimental dengan pendekatan two group pre-test and post-test with control group design. Sampel terdiri dari 50 responden yang dipilih secara purposive dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden di kelompok eksperimen mengalami cemas sedang (60%), begitu pula dengan kelompok kontrol (64%). Setelah diberikan hipnosis lima jari selama 10 menit, mayoritas kelompok eksperimen mengalami penurunan menjadi kecemasan ringan (80%), sedangkan kelompok kontrol sebagian besar tetap berada pada cemas sedang (56%). Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan kecemasan yang signifikan pada kelompok eksperimen (p = 0,000), dan perbedaan tingkat kecemasan antara kedua kelompok juga signifikan (p = 0,009). Kesimpulan: Terapi hipnosis lima jari terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien yang akan menjalani operasi sectio caesarea. Pendekatan ini dapat dipertimbangkan sebagai alternatif nonfarmakologis dalam intervensi keperawatan untuk mengatasi kecemasan pre-operasi.
Tidak tersedia versi lain