Perpustakaan STIKES Borneo Cendekia Medika

OPAC

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Karya Tulis Ilmiah

Penentuan Nilai MIC (Minimum Inhibitory Concentration) dan Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa (Aiton) Hassk.) Terhadap Bakteri Salmonella parathyphi dengan Metode Difusi Sumuran

Maulidia Asfia - Nama Orang;

Demam paratifoid adalah penyakit infeksi bakteri yang menyerang usus dan aliran darah. Sehingga gejala paratifoid ini hampir sama dengan tifoid, namun lebih ringan, jarang mengakibatkan komplikasi. Paratifoid disebabkan oleh S.paratyphi dengan gejala yang hampir sama dengan demam tifoid. Pengobatan demam paratifoid umunya menggunakan antibiotik Kloramfenikol. Namun, perlu adanya alternatif lain seperti penggunaan obat dari alam, yang salah satunya dari tanaman Karamunting yang memiliki senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, fenol dan tannin yang umumnya berfungsi sebagai senyawa antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun karamunting terhadap pertumbuhan bakteri S. paratyphi dan penentuan nilai Minimum Inhibitory Concentration. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan metode difusi sumuran dan ekstraksi dengan metode maserasi dingin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter zona hambat yang dihasilkan pada konsentrasi 5 mg/ml sebesar 0,0 mm, 10 mg/ml sebesar 0,93 mm, 15 mg/ml sebesar 1,18 mm, 20 mg/ml sebesar 2,06 mm dan 25 mg/ml sebesar 2,5 mm, Pada kontrol positif terbentuk zona bening 17,81 mm dan pada kontrol negatif 0 mm. Dengan analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis, dan didapatkan nilai signifikan yaitu Asym sig. 0.000. Kesimpulan Penentuan nilai MIC dengan menggunakan karamunting dengan variasi konsentrasi 2 mg/ml, 3 mg/ml dan 4 mg/ml tidak terdapat zona hambat sehingga tidak dapat ditentukan nilai MIC pada konsentrasi tersebut


Ketersediaan
#
My Library (KTI) KTI 579.3 MAU p
KTI 00046
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI 579.3 MAU p
Penerbit
Pangkalan Bun : ., 2023
Deskripsi Fisik
xiv, 83 hlm.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
579.3
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
KTI Analis Kesehatan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKES Borneo Cendekia Medika
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan STIKES Borneo Cendekia Medika adalah pusat sumber informasi yang mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Dengan koleksi buku cetak, e-book, jurnal, tugas akhir mahasiswa, serta sumber daya informasi lainnnya di bidang kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?